Five Tips on Using eCommerce Software Development Profitably for a Digital Enterprise

Pengembangan perangkat lunak eCommerce dapat memungkinkan perusahaan digital untuk memaksimalkan laba. Sementara eCommerce idealnya dipandang sebagai komponen penting dari sistem penjualan multi-saluran, beberapa pemimpin dan manajer bisnis cenderung melakukan kesalahan dengan melihatnya sebagai vertikal terpisah. Visi yang keliru dari para pemimpin dan manajer bisnis ini mengarah pada serangkaian kesalahan dalam perumusan dan pelaksanaan strategi bisnis, penggunaan teknologi, dan proses bisnis.

Harus diingat bahwa ketika para pemimpin bisnis memahami eCommerce sebagai vertikal, mereka menganggap teknologi dan sistem sebagai satu-satunya pendorong pertumbuhan. Pengaturan strategi berlaku untuk lemparan. Pilihan teknologi dan keselarasannya dengan tujuan bisnis dilupakan. Yang paling penting, investasi yang tidak bijak dilakukan ke dalam proses, keterlibatan sumber daya, dan teknologi. Di sisi lain, perusahaan yang menganggap eCommerce sebagai komponen dari sistem multi-saluran memahami hubungan pelengkap antara model bisnis bata dan mortir dengan cabang digital era baru: salah satunya adalah eCommerce.

Seleksi Alami Pengembangan Web dan Seluler eCommerce

Pengembangan web eCommerce dan aplikasi seluler untuk eCommerce bukanlah tongkat ajaib. Ini perlu digunakan secara bijaksana dengan kombinasi beberapa faktor agar tetap relevan dalam bisnis dan kemudian memaksimalkan keuntungan. Sebuah laporan baru-baru ini oleh raksasa konsultan bisnis McKinsey menunjukkan vitalitas inisiatif digital untuk umur perusahaan. Laporan tersebut menyatakan dengan sangat jelas bahwa umur rata-rata perusahaan korporat telah turun secara dramatis. Pada tahun 1958, masa hidup perusahaan korporat menurut data yang dikeluarkan oleh Standard & Poor’s adalah 61 tahun yang turun menjadi 25 tahun pada tahun 1980 dan hanya 18 tahun pada tahun 2011. Beradaptasi dengan teknologi memegang kunci untuk tetap relevan dalam bisnis. Dalam beberapa paragraf berikutnya, kami membahas tantangan terbesar dan solusi perangkat lunak eCommerce yang sama.

Menghadapi Ketidakpastian dan Melihat Inovasi yang Mengganggu

Penting untuk mengintegrasikan strategi digital dengan strategi bisnis. Harus ada keselarasan. Manfaat melakukannya adalah mengurangi kesenjangan antara perumusan strategi dan eksekusi. Melihat tingkat disrupsi yang terus melanda pasar global, sangat masuk akal untuk menyatakan bahwa ada gelombang besar disrupsi dalam bisnis digital setiap tiga hingga empat tahun. Pemimpin bisnis perlu kembali ke dewan dan menilai kembali posisi strategis mereka setiap tiga sampai empat tahun. Ini berarti melihat ke masa depan dan mengungkap tren inovasi yang muncul dalam inisiatif eCommerce dan digital. Misalnya, tersedia data yang menunjukkan peningkatan pesat dalam penggunaan media sosial untuk menawarkan e-care. Volume tweet yang berbicara tentang suatu merek telah meningkat dua kali lipat dalam dua tahun terakhir secara global. Jumlah pengguna Twitter yang telah menggunakan platform untuk mendapatkan layanan purna jual telah meningkat sebesar 70% sejak 2013-14 (data oleh McKinsey).

Otomatisasi Proses Bisnis dan Efisiensi Ekonomi

Otomatisasi bisnis dapat memungkinkan perusahaan untuk mencapai skala ekonomi yang besar dan penghematan biaya. Sebuah studi menunjukkan bahwa perusahaan yang telah menciptakan model e-care yang kuat menghemat 25 hingga 30% biaya dengan mengkonsolidasikan keterlibatan call center. Selain itu, ada juga keuntungan berupa peningkatan kepuasan pelanggan hingga 33%. Pengembangan web eCommerce dan pengembangan aplikasi eCommerce dapat memungkinkan perusahaan untuk mengotomatiskan proses dan dengan demikian mengurangi keterlibatan sumber daya dan merampingkan profitabilitas. Alasan di balik ini adalah penggunaan model berulang yang hebat yang memungkinkan perusahaan mengulang dan meningkatkan praktik terbaik. Saat belajar dengan melakukan berlangsung, biaya rata-rata operasi turun dari waktu ke waktu.

Integrasi Pengembangan dan Operasi Aplikasi eCommerce

Konsep tradisional pengembangan perangkat lunak adalah membuat proyek dengan parameter yang terdefinisi dengan baik dan kemudian mulai mengerjakannya dengan sumber daya, biaya, dan komitmen waktu yang eksklusif. Ini memperlambat kecepatan penerapan teknologi baru dalam operasi dengan meningkatkan waktu ke pasar. Cara cerdasnya adalah mengintegrasikan pengembangan aplikasi eCommerce baru dengan operasi dalam skala kecil di lingkungan bisnis real-time untuk proyek percontohan. Pengembangan perangkat lunak yang gesit memungkinkan organisasi untuk membuat perubahan pada teknologi saat masalah terlihat. Dengan operasi pengembangan, perusahaan dapat mengurangi biaya pengembangan dan waktu yang lebih cepat ke pasar memungkinkan rasionalisasi biaya lebih lanjut dan pengembalian investasi yang tinggi dari teknologi.

Memahami Perilaku Pembelian Pelanggan melalui Analisis Data

Perusahaan harus memiliki pemahaman menyeluruh tentang perilaku pembelian pelanggan. Data yang tersedia dari aplikasi seluler dan web eCommerce saat dibedah menceritakan kisah unik pelanggan. Pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk menggali lebih dalam tentang perilaku pelanggan dapat memungkinkan perusahaan untuk melayaninya dengan lebih baik. Faktor-faktor seperti berbagai titik dalam perjalanan pembelian pelanggan, preferensi saluran digital, metrik demografis, ekonomi, dan geografis dapat mengungkapkan banyak hal tentang pelanggan. Ini membentuk dasar penyesuaian dan kesenangan pelanggan.



Source by Zeba M Warsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *