Effects of Technology on Education

Pendidikan telah berubah secara signifikan dalam dua puluh tahun terakhir. Salah satu alasan utama pendidikan telah mengalami begitu banyak perubahan adalah karena perkembangan teknologi. Pada tahun 1990, komputer dan bentuk teknologi lainnya memiliki peran minimal di ruang kelas. Saat ini, banyak jika tidak sebagian besar mahasiswa menghadiri kelas dengan laptop. Saya menulis tentang beberapa keuntungan terbesar yang diberikan teknologi pada pendidikan.

Teknologi telah membuat penelitian jauh lebih mudah. Sebelum Ensiklopedia online, Google Cendekia, JSTOR, dan alat penelitian online lainnya tersedia, para siswa terpaksa menghabiskan banyak waktu di perpustakaan. Dengan alat baru ini, mahasiswa dapat melakukan penelitian lebih cepat dalam kenyamanan rumah mereka. Dengan Google dan mesin telusur lainnya, siswa dapat menemukan informasi yang relevan dengan lebih cepat dan efisien. Juga, tidak perlu lagi menghafal intensif karena informasi lebih mudah tersedia.

Teknologi baru juga memungkinkan pengalaman kelas yang lebih cepat, lebih efisien, dan lebih interaktif. Dengan presentasi dan proyektor Powerpoint, tidak diperlukan papan tulis dan papan tulis. Dengan clickers, siswa dapat mengikuti kuis selama kelas.

Perkembangan ini juga membantu meningkatkan layanan bimbingan belajar. Program les online menjadi tersedia. Program bimbingan belajar di rumah satu-satu juga membantu perkembangan ini. Tutor dapat membawa laptop ke sesi yang memungkinkan mereka mencari informasi, dan menunjukkan contoh kepada siswa dengan lebih mudah.

Teknologi Wi-fi memungkinkan siswa untuk belajar dengan lebih nyaman dan pengaturan yang lebih ergonomis.

Perangkat lunak matematika baru seperti Maple dan Mathematica memungkinkan siswa membuat perhitungan aljabar komputer dengan lebih mudah. Perangkat lunak seperti Matlab dan Scilab memungkinkan siswa membuat perhitungan numerik dengan lebih mudah. Tidak perlu lagi aturan garis. Kalkulator Texas Instrument dan Casio yang canggih memungkinkan siswa memecahkan persamaan dan menghasilkan grafik. Perangkat lunak online seperti Webassign memungkinkan siswa mengirimkan tugas matematika secara online dengan umpan balik instan.

Internet memungkinkan siswa untuk membaca buku dan suplemen pendidikan di rumah. Tidak perlu pergi ke toko buku atau perpustakaan. Karena banyak dari sumber ini bersifat open source atau didanai oleh iklan, siswa dapat mengakses materi ini secara gratis. Wikipedia, Wikibooks adalah contoh yang bagus. Siswa dapat belajar lebih banyak tanpa meninggalkan rumah mereka.

Aplikasi kuliah dan aplikasi pekerjaan sekarang dapat diselesaikan secara online. Siswa dapat mengirimkan dokumen penting ke universitas dan perusahaan dengan kecepatan yang jauh lebih cepat.

Pendidikan online memungkinkan lebih banyak siswa untuk mendapatkan pendidikan. Siswa yang cacat, siswa yang harus sering bepergian, dan siswa yang memiliki pekerjaan kini dapat menyelesaikan gelar mereka ke mana pun mereka pergi dengan jadwal yang fleksibel dan seringkali dengan kecepatan mereka sendiri. Karena biayanya yang lebih rendah, pendidikan online juga menguntungkan siswa berpenghasilan rendah.

Perkembangan teknologi memungkinkan terciptanya lapangan kerja TI baru dan peningkatan pembangunan ekonomi secara umum.

Tidak semua efek teknologi pada pendidikan adalah positif. Teknologi juga memungkinkan siswa untuk menyontek dengan lebih mudah. Namun, teknologi baru memungkinkan instruktur untuk mendeteksi plagiarisme. Perkembangan teknologi juga dapat mencegah pemikiran kritis karena jawaban lebih mudah tersedia. Teknologi juga mendorong siswa untuk menghabiskan waktunya melakukan aktivitas lain seperti bermain video game dan berpartisipasi dalam jejaring sosial.

Secara keseluruhan, perkembangan teknologi pada tahun 1990-an dan 2000-an tampaknya bermanfaat bagi pendidikan. Saat ini, peningkatan teknologi mengikuti hukum Moore yang menyatakan bahwa komputer menjadi dua kali lebih efisien kira-kira setiap dua tahun. Saat ini, seseorang dapat membeli komputer pribadi yang berkinerja baik (tanpa monitor, perangkat lunak, dan aksesori lainnya) dengan harga paling rendah $123,99. Baru-baru ini, saya belum menghabiskan lebih dari $250 untuk komputer desktop dan memungkinkan saya untuk melakukan perhitungan yang sangat canggih seperti algoritme Monte Carlo dengan sampel tinggi. Jika tren ini berlanjut, siswa di seluruh dunia akan mampu membeli desktop dan laptop yang berkontribusi pada pendidikan global yang lebih baik.



Source by Anton Lebedev

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *